Thursday, September 7, 2017

3 Jenis Kandang Ternak Yang Baik Untuk Lovebird

Hi sobat blog IniItuAda-ID kali ini kita akan bahas mengenai kandang ternak lovebird yang baik beserta gambarnya. Untuk melakukan bisnis ternak burung lovebird tentunya kita harus memikirkan beberapa aspek penting terutama dalam hal mimilih kandang yang baik dan cocok.

Beberapa tahun ini  burung Lovebird memang menjadi salah satu burung yang tengah naik daun di Indonesia. Burung ini banyak disukai karena keindahan bulunya, warna-warnanya, dan kicauannya atau suara ekek nya. Maka tak heran sering kali kita jumpai berbagai perlombaan burung Lovebird baik tingkat desa, tingkat kabupaten, provinsi atau bahkan hingga tingkat nasional.
Oleh sebab itu kita harus membuat burung memiliki tempat atau rumah yang nyaman, sehingga burung dapat dengan mudah menghasilkan rupiah bagi pelaku usaha dibidang ini, karena kandang menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan dalam ternak nantinya. 

Ok kita langsung bahas mengenai topik artikel kali ini.

3 Jenis Kandang Yang Baik Buat Ternak Lovebird

1. Kandang Umbaran
Kandang untuk ternak burung lovebird yang pertama adalah kandang umbaran. Kandang ini memiliki ukuran yang memiliki ukuran besar, artinya bisa digunakan untuk banyak lovebird sekaligus. Kandang ini bisa kita digunakan untuk melakukan seleksi indukan yang ingin diternakkan.Setelah kita dapat menemukan 2 lovebird yang berpasangan, maka selanjutnya sahabat bisa memindahkan ke kandang khusus yang namanya kandang penjodohan. Dengan kandang jenis umbaran ini kita akan diberikan kemudahan dalam memilih indukan mana saja yang kemungkinan bisa dijodohkan. Cara ini mempermudah dan juga sangat efisien waktu.
2. Kandang Penjodohan
Setelah pada kandang umbaran tadi kita temukan burung lovebird yang berpasangan, maka selanjutnya sobat memindahkannya ke kandang penjodohan. 
Tujuannya dari pemindahan ini untuk mempermudah sahabat memantau dan juga lovebird akan lebih leluasa dalam proses kawin nantinya.

3. Kandang Ternak
Untuk kandang ini ukurannya tidak terlalu besar, yang terpenting burung lovebird yang ada didalamnya tidak terganggu ketika bergerak atau terbang. Ada beberapa aspek yang  perlu diperhatikan, didalam kandang penjodohan ini sebelumnya harus disiapkan tempat untuk lovebird itu bertelur dan mengerami telur  yang dikenal dengan istilah glodok.
Untuk bentuk glodok burung lovebird ini terdapat banyak jenisnya, tetapi kami rekomendasikan untuk menggunakan glodok yang bentuknya persegi, dan usahakan glodok ini ukurannya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, idalamnya berilah ranting-ranting kering, daun-daun kering, dan bahan alami kering lainnya agar burung lovebird betina tidak kesulitan saat mengerami telurnya dan menjaga telur agar tetap menetas.

Setelah lovebird betina bertelur, maka selanjutnya sang betina akan mengerami telurnya tersebut. Pada masa ini usahakan sobat  untuk tidak mengganggunya, dikarenakan akan menggangu sang betina dan mengakibatkan stres dan telurnya tidak akan berkembang.
Semoga artikel ini dapat membantu para pecinta burung lovebird, dan apabila ada pertanyaan atau kritik dan saran mengenai burung lovebird dan yang pastinya demi berkembangnya blog ini, silahkan tinggalkan di kolom komentar yang tersedia, atau kalian bisa langsung menghubungi contact person yang ada klik disini
Dan jangan lupa untuk selalu mengunjungi blog ini IniItuada-ID
Share:

Wednesday, September 6, 2017

Usia Produktif Burung Lovebird Agar Cepat Bertelur

Salam sobat blog IniItuAda-ID dan kicau mania, postingan kali ini kita akan berbagi untuk melengkapi tips sebelumnya tentang cara beternak lovebird bagi pemula agar sukses. Setelah mengetahui permasalahan yang ada pada pemula peternak lovebird banyak yang bertanya mengenai usia produktif  indukan Lovebird yang bagus saat di kawinkan. Oleh sebab itu di kesempatan kali ini kita akan membagikan tips tentang Usia produktif burung lovebird agar cepat berproduksi atau bertelur.
Dalam memilih Indukan lovebird untuk diternakan harus di perlukan kejelian dan ketelitian terutama dalam mengetahui umur atau usia produktif indukan lovebird agar cepat berproduksi dan menghasilkan keturunan yang baik. Dengan menghasilkan keturunan yang baik tentunya sangat menguntungkan bagi para peternak Lovebird karena akan menumbuhkan kepercayaan dari para pembeli dan pelanggan.

Usia Produktif Minimal Indukan Lovebird Yang Akan Di Kawinkan
Mengenai Umur yang paling ideal Burung Lovebird untuk mulai dijadikan indukan adalah setelah berumur 7-8 bulan, walaupun sebenarnya indukan lovebird betina sudah dapat membuahkan telur di usia 5-6 bulan, akan tetapi jika indukan burung lovebird masih terlalu muda makan akan cenderung mendatangkan beberapa problem seperti embrio yang masih di dalam telur mati, karena di tidak dierami dengan induknya bahkan anakan/cindilan  yang baru menetas dari indukan yang masih terlalu muda pun sangat rawan mati.

Umur Produktif Maksimal Indukan Lovebird Yang Akan Di Kawinkan
Untuk usia maksimal indukan lovebird secara teori yang masih produktif sampai umur lebih dari 5 tahun. Tetapi sebaiknya kita batasi umur maksimal indukan anda misalnya sampai umur 3-4 tahun, karena semakin tua umurnya maka akan menimbulkan dampak atau resiko misalkan kualitas keturunanya pun akan menurun, jika terjadi seperti itu justru akan mengganggu kelancaran beternak Lovebird anda. Jadi umur terbaik Lovebird untuk di kawinkan adalah saat berumur antara 7 bulan s/d 4 tahun agar tetap terjaga kualitas keturunannya.
Semoga artikel ini dapat membantu para pecinta burung lovebird, dan apabila ada pertanyaan atau kritik dan saran mengenai burung lovebird dan yang pastinya demi berkembangnya blog ini, silahkan tinggalkan di kolom komentar yang tersedia, atau kalian bisa langsung menghubungi contact person yang ada klik disini
Share:

Cara Mudah Membedakan Burung Lovebird Jantan Dan Betina

Hi sobat blog IniItuAda-ID dan para kicau mania, khusunya para pencinta burung lovebird
Membedakan jenis kelamin pada burung peliharaan khusunya lovebird adalah langkah awal sebelum memelihara atau berternak burung tersebut untuk dijadikan peluang bisnis yang menjanjikan.Hal ini sangat penting untuk dimengerti semua pecinta burung lovebird sebelum memulai untuk memeliharanya.Permasalah yang sering dialami para pemula yaitu  tahap awal kita dituntut untuk mengerti jenis kelamin pada burung lovebird kesayangan kita, kali ini kita akan membahas secara rinci untuk jenis burung lovebird saja.

Membedakan Lovebird Jantan dan Betina
Saat ini banyak yang memiliki cara sendiri untu membedakan jenis kelamin pada burung lovebird, karena banyak perbedaan dan pendapat tentang ciri khusus untuk membedakan burung cinta tersebut.
Untuk membedakan jenis kelamin pada lovebird merupakan pekerjaan yang cukup dibilang membingugkan, masalahnya burung ini mempunyai banyak jenisnya. And then untuk jenis tertentu terkadang lebih mudah dan jenis lainnya terkadang juga lebih sulit.
Diantara yang kedua itu yang paling susah adalah pada saat umur lovebird masih menginjak anakan atau sering kita sebut cindilan, karena bentuk tubuh belum terlihat secara signifikan, cara yang digunakan membedakan kelamin pada lovebird banyak yang menggunakan dua cara, yaitu ilmiah dan cara sederhana.

Ciri-Ciri Perbedaan Lovebird Jantan Dan Betina
Ciri-ciri dan perbedaan untuk membedakan jenis kelamin lovebird betina dan jantan disini adalah dengan cara melihat tampilan luar dan karakter/tingkah laku. Cara tersebut banyak dipakai oleh para peternak burung professional, karena cara dianggap sebgai cara yang paling signifikan tingkat  Dibawah ini merupakan ciri-ciri untuk membedakan jenis kelamin pada burung lovebird kacamata :
Share:

6 Cara Mudah Berternak Lovebird Bagi Pemula Agar Sukses

Hi sobat blog IniItuAda-ID kali ini kita akan bahas bagaimana cara mudah dalam berternak burung lovebird
Berternak burung lovebird menjadi salah satu cara saat ini untuk membuat usaha yang cukup menjanjikan, mengingat saat ini banyaknya peminat burung jenis ini di pasaran. Selain itu, lovebird juga menjadi salah satu burung primadona yang sangat populer di Indonesia. Burung jenis paruh bengkok atau lovebird akhir-akhir ini menjadi burung yang peminatnya terus bertambah setiap waktu, karena tidak hanya di kota-kota besar saja yang tertarik untuk memelihara burung ini, di perdesaan pun mulai banyak yang berminat untuk memelihara dan mengembangkannya.
Untuk berternak lovebird bisa dibilang susah-susah gampang, tetapi bila sudah cukup pengetahuan, maka akan tahu tips triknya, sehingga dengan mudah bisa mengatasi segala permasalahan dan kebutuhan dari burung lovebird itu sendiri. Untuk berternak lovebird pun akan semakin mudah bila sobat terus berusaha dan belajar, terutama dalam hal perawatan serta mengatasi gangguan mendasar yang terjadi pada lovebird.
Biasanya para peternak memiliki cara sendiri-sendiri dalam mengembangbiakan burung yang sangat populer ini. Burung Lovebird merupakan burung yang berasal dari benua Afrika. Burung ini bersifat monogami, namun juga bisa dikembangbiakkan dengan cara poligami. Burung lovebird memiliki suara yang sangat berkarakter, terkenal dengan ngekek nya yang khas.
Untuk para pemula seperti sobat agar bisa sukses berternak Lovebird, sobat diharuskan mengetahui beberapa faktor-faktor penting yang akan mendukung kesuksesan pengembangbiakan burung ini, diantaranya adalah,

BACA JUGA - 4 Cara Mudah Perawatan Harian Lovebird Agar Ekek Panjang


1. Memilih Jenis Kelamin Lovebird
Bagi Pemula, membedakan antara Lovebird betina dengan Lovebird jantan terkadang sangat sulit, bahkan seorang profesional pun terkadang masih bisa keliru. Walau demikian, sobat tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara yang bisa kita gunakan untuk mengetahui jenis kelamin dari Lovebird, berikut adalah beberapa diantaranya.
Lovebird Betina biasanya memiliki ukuran yang lebih besar daripada pejantan. Meski demikian, biasanya ukuran kepala betina sedikit lebih kecil.

  • Jenis lovebird betina memiliki tulang panggul yang lebih lebar karena akan digunakan untuk bertelur.
  • Juga, anda bisa melihat perbedaan antara pejantan dan betina burung lovebird pada saat mereka bertengger. Kaki milik Lovebird betina akan sedikit renggang dibandingkan pejantan.
  • Jangan tertipu dengan Lovebird yang berpasangan. Terkadang lovebird jantan bisa berpasangan dengan pejantan lainnya. Begitu juga sebaliknya.
  • Bentuk tubuh dari Lovebird betina biasanya lebih bulat dan terasa berisi.
  • Betina juga biasanya memiliki suara kekek yang lebih panjang. (baca juga - Perbedaan jantan dan betina)

2. Memilih Usia Produktif Burung Lovebird
Seekor burung Lovebird pejantan sudah siap untuk membuahi pada usia 8 bulan. Sedangkan untuk betina idealnya berusia 1 tahun. (Baca Juga- Usia Produktif Burung Lovebird Agar Cepat Bertelur)

3. Menentukan Jenis Hasil Ternak
Apabila sobat ingin menghasilkan burung Lovebird yang memiliki kualitas suara bagus, sebaiknya sobat memilih betina yang juga memiliki suara bagus. Tetapi apabila sobat menginginkan warna yang bagus, sebaiknya sobat juga mencoba mengawinkan antara satu pejantan dengan beberapa betina.  Cara ini bisa dilakukan dengan metode poligami seperti satu pejantan dikawinkan dengan tiga betina.

4. Menentukan Sangkar Lovebird
Sepasang burung Lovebird biasanya akan lebih mudah dikembangbiakkan dibandingkan dengan apabila dikumpulkan dalam jumlah yang banyak di dalam satu kandang. Dengan demikian, sobat bisa merancang sebuah sangkar yang kurang lebh ukurannya antara 40 x 40 x 40 / 50 x 50 x 50 cm. Kemudian, jangan lupa untuk memberikan tempat bertelur (glodok) sobat bisa membuatnya dari kotak yang berukuran 20 x 25 x 25 cm.
Sobat bisa mengisinya dengan daun kering, ranting-ranting, rumput kering atau sabut kelapa, sobat juga bisa menambahkan serbuk gergaji yang tidak terlalu berbau. Burung ini sangat suka bertengger sehingga usahakan untuk tidak lupa memberikannya tempat bertengger, bisa terbuat dari kayu atau lainnya. Baca Juga - (Menentukan Jenis Sangkar Yang Baik Untuk Beternak Lovebird)

5. Mengawinkan Burung Lovebird
Setelah sobat menentukan usia Lovebird pejantan maupun betina, biasanya mereka sudah siap untuk kawin. Untuk Lovebird jantan, usia ideal adalah 8 bulan, dan untuk yang betina biasanya saat mencapai usia 1 tahun. Tempatkan mereka didalam satu kandang yang sudah disesuaikan ukurannya, biasanya mereka akan kawin, dan kemudian hasilnya bisa kita lihat 3-10 hari setelah perkawinan terjadi. Sedangkan waktu inkubasi (mengeram) berlangsung antara 22-25 hari. Saat proses mengeram tersebut sebaiknya jangan diganggu ya sobat. Baca juga (cara mudah dan benar mengawinka burung lovebird buat pemula)

6. Memberi Makanan Pada Anakan Lovebird / Cindilan
Saat ini ada banyak jenis makanan untuk anakan burung Lovebird yang bisa ditemukan di toko-toko pakan atau di kios penjual burung. Namun, apabila sobat kesulitan untuk menemukan makanan khusus untuk anakan Lovebird, ada baiknya sobat menggantinya dengan Bubur instan untuk bayi seperti Bubur SUN. Cara pemanfaatannya cukup sederhana, pertama siapkan Bubur SUN, kemudian tambahkan air hangat secukupnya, aduk hingga encer dan merata, kemudian, sobat bisa menggunakan bantuan suntikan tanpa jarum untuk meloloh anak-anak burung tersebut.

Semoga sobat peternak burung lovebird khusunya bagi pemula bisa menerapkan tips ini sehingga sobat dapat sukses dalam berternak lovebird, dan apabila bagi sobat yang ingin bertanya atau memberikan saran dan masukan silahkan berikan di kolom komentar atau hubungin contact person yang tersedia.
Salam
Share:

IniItuAda-ID


IniItuAda-ID
Nge-Blog yang penting Hapy
Apa yang lu cari disini pasti ada dari "A sampai Z"
Demi Kemajuan Blog ini silahkan tinggalkan kritik dan saran di kolom komentar atau bisa langsung hubungin contact person yang tersedia
Terimakasih Guys


Contact Person 
Email: iniituada.id@gmail.com
Share:

Pasang Iklan Disini

Ad Banner

Pembaca

Search This Blog

Powered by Blogger.

Contact Form

Name

Email *

Message *

Pasang Iklan

Ad Banner